Rabu, 22 Desember 2010

TORCH

Sekilas mengenai TORCH...

TORCH merupakan kelompok infeksi beberapa jenis virus, yaitu parasit Toxoplasma gondii, virus Rubella, CMV (Cytomegalo Virus), virus Herpes Simplex (HSV1 – HSV2).
Apabila ibu hamil terinfeksi pada saat kehamilan maka dapat menyebabkan cacat fisik dan mental. Jadi sangat disarankan ibu yang akan merencanakan kehamilan melakukan test TORCH terlebih dahulu. Apabila pada saat test ditemukan kandungan tokso, rubella, CMV atau herpes pada taraf tinggi biasanya dokter akan memberikan pengobatan agar kandungan virus tersebut berkurang dan aman untuk hamil, biasanya selama pengobatan tersebut ibu tidak boleh hamil selama kurang lebih 6 bulan agar bayi tidak ikut terinfeksi virus-virus diatas.


Dan Alhamdulillah hasil Test TORCHq sudah keluar...

Setelah menunggu 2 minggu, akhirnya test TORCHq dah bisa diambil.
Alhamdulillah..dari hasil Test TORCH yang kemarin sudah dilakukan di Hospital Cinere semua dalam batas normal, so bisa langsung program punya baby lagi, hihihihi ^_^




Selasa, 21 Desember 2010

USG 4D dek UciL

Assalamualaikum, wr. wb

Hai teman teman bunda dan ayahQ, ini potoku pas USG 4D kemarin tanggal 20 Desember 2010 (11:00 WIB) di Hospital Cinere oleh Dokter Alfiben…
Klo videonya tar aja ya, karena bundaQ masih cari2 cara biar bisa kirim, habisnya filenya besar



USG 4D


Alhamdulillah...
Setelah sekian lama tidak bisa update blog, sekarang diberikan kesempatan untuk update blog kembali.

Dan Alhamdulillah sekarang aq sudah hamil lagi, tepatnya 26 minggu usia kehamilanQ ^_^
Kami berdua (saya dan suami) memang sejak awal memutuskan untuk dilakukan USG 4D pada dek UciL kami, dan oleh dokter pada saat itu memberikan jadwal USG 4D pada saat kehamilan kurang lebih 7 bulan.

USG 4D sendiri merupakan penyempurnaan dari USG 3D, dengan USG 4D kita lebih bisa melihat bentuk bayi yang ada di dalam perut dengan lebih jelas.
USG 4D menggunakan gelombang suara, sama seperti USG 2D atau 3D, tetapi karena alat yang dipergunakan lebih canggih maka dengan sekali scanning, akan didapatkan gambar atau data yang jauh lebih banyak dari USG 2D atau 3D.
Dengan USG 4D kita juga dapat mengetahui kelainan yang terjadi pada janin lebih jelas karena informasi yang didapatkan lebih banyak, misalnya posisi janin (sunsang atau terlilit tali pusat), letak janin (plasenta previa), air ketuban, serta tulang belakang janin, bahkan jenis kelamin janin juga bisa dideteksi menggunakan USG 4D, walaupun menggunakan USG 2D atau 3D juga bisa melakukan hal tersebut.