Rabu, 29 September 2010

Perjalanan Menjemput dek UciL [Part 3]

Alhamdulillah selama kehamilanQ hampir tidak ada kendala, selera makan tidak berubah (hanya nafsu makan sedikit bertambah), tidak ada mual, apalagi muntah (morningsick).
Sampai....
23 Mei 2010

Hari ini ada saudara si mas yang menikah di jakarta utara, mama juga datang, jadi Qta pagi2 ke acara pernikahan tsb sekaligus menemui mama.
Temu kangen, karena ada budhe budhe juga di acara tsb...

Malamnya...

"Mas...koq di celana adek ada coklat-coklatnya (baca:flek)"
"oya? banyak?" Tanya si mas
"Lumayan sie, besok ke dokter ya" MintaQ dengan kwatir
"iya besok ke dokter ya, dah sekarang tidur ya, jangan berfikir macam-macam" kata si mas


24 Mei 2010

Esoknya kita ke dokter, fleknya alhamdulillah sudah tidak ada....
And dr. Ratih memeriksaQ serta baby (baby masih di kantongnya). Alhamdulillah semua baik2 saja. Kemungkinan flek tsb karena kecapekan dan kurang istirahat. Dokter memberi saya obat penguat (duphaston) serta diminta bedrest selama 1 minggu full.
Akhirnya saya dan si mas pulang ke rumah, dan saya istirahat total di kasur (Bedrest).
And alhamdulillah sejak periksa sudah tidak keluar flek lagi sampai malam harinya.

25 Mei 2010

Hari ini adalah hari yang paling menyedihkan untukQ dan si mas.
Baby Tidak bisa bertahan....
Pagi harinya saya masih di kasur dan si mas berangkat ke kantor seperti hari sebelumnya. Akan tetapi yang tidak biasa hari ini adalah perutQ agak mulas kemudian perut bagian bawah agak sakit, kemudian fleknya muncul kembali.
Pada saat itu saya masih menenangkan diri, mencoba untuk tidak banyak bergerak dan tetap tenang sambil menelpon si mas.
Pada saat si mas menuju ke rumah, perut saya mules sekali dan saya ke kamar mandi, pada saat itu ternyata ada darah merah, dan ada semacam gumpalan, hiks...
Perasaan semakin tidak menentu...akhirnya sesampai di rumah si mas langsung membawaQ ke RS untuk memeriksakan baby.
Pada saat itu ternyata dr. Ratih tidak ada, beliau sedang training. Di RS yang ada hanya dr. Alpiben, akhirnya Qta ke dr. alpiben.
Setelah memeriksa beberapa saat lewat USG, akhirnya dr. alpiben meminta susternya menyiapkan USG transV...
Setelah beberapa saat diperiksa....
dr. alpiben memberitahu bahwa Baby sudah tidak bisa bertahan, dan oleh dokter akan diberikan obat peluruh, hiks sediiiiih.
Setelah menguasai keadaan & kenyataan...
Akhirnya kami lanjutkan konsultasi dengan dr. alpiben kemungkinan-kemungkinan sebab keguguran tsb.
Dan akhirnya kami serta dokter sepakat dilakukan test TORCH 2 minggu lagi... 

Hal - hal yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil untuk meminimalisir terjadinya keguguran adalah :
1. Jangan terlalu capek
2. Usahakan jangan melakukan perjalanan panjang pada saat usia kehamilan masih muda (trisemester pertama). Apabila terpaksa akan melakukan perjalanan pilih transportasi yang nyaman.
3. Apabila pada saat kehamilan terjadi flek, jangan panik. Usahakan secepatnya menemui dokter untuk memeriksa baby dan ibu.
4. Waspadalah apabila terjadi nyeri di bawah perut disertai rasa mulas yang amat sangat, hubunggi dokter secepatnya.
5. Bila dokter menyarankan bedrest, hal itu adalah langkah untuk menghindari terjadinya pendarahan yang lebih kompleks. Maka benar benar istirahatlah di tempat tidur, jangan banyak bergerak (kayak aq, bosen di kasur, jadi kadang pindah tiduran di depan TV)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar