Alhamdulillah...alhamdulillah...
Beribu syukur terucap atas kelahiran bayi kami..
Terimakasih ya RAB atas segala kemudahan serta kelancaran yang telah KAU berikan sehingga dapat melahirkan dengan selamat dan sehat.
Sebenarnya sudah lama ingin menulis prosesi kelahiran baby ian, tapi karena kesibukan yang tidak bisa terhindarkan lagi (cie) maklum sejak hamil 8 bulan aq resign dan sudah memutuskan jadi FTM, aq merawat baby ian sendiri karena jauh dari orangtua serta mertua, jadi baru bisa menulis sekarang. Semoga saja tulisan ini bisa menginspirasi bagi yang membaca ^_^
29 Maret 2011
Hari ini waktunya kontrol 3 harian, karena rasa mules belum kunjung datang jua di usia kehamilan 40m5d, jadi ini sudah merupakan kunjungan 3 harian.
Sampai di Hospital Cinere pukul 11.00 WIB oleh dokter alfiben dilakukan USG, terlihat "dek ucil" sudah dibawah sekali dan sudah siap lahir, tetapi aq tak kunjung mules juga, dokternya juga sudah gemes, koq si dedek betah banget di dalam, hihihi.
Kemudian oleh dokter kami ber2 ditanya "Kapan mau induksi? hari ini atau besok" (Memang dari awal saya sudah menyampaikan kepada dokter ingin persalinan normal, akan tetapi karena saya tidak mules mules juga padahal sudah lebih dari 40 minggu maka dokter pada kunjungan sebelumnya juga sudah menyampaikan bahwa klo tidak kunjung mules bakalan dibikin mules, alias induksi) saat dokter bertanya begitu dalam benak saya "Whaaat??? hari ini, g salah dok, kan aq belum siap2" akan tetapi belum juga saya berfikir si mas langsung menjawab "Hari ini dok". Saya cuma memandang si mas dengan pandangan seakan bertanya "Hari ini??kan belum siap2??" akan tetapi setelah melihat wajah yakin si mas akhirnya tanpa sadar aq menganggukkan kepala juga, padahal aq pengennya besok, alasannya sih simple tanggal cantik 300311, hihihi. Tapi ya lebih cepat lebih baik.
Akhirnya oleh dokter aq diperiksa dalam, and ternyata sudah pembukaan 2, alhamdulillah...akhirnya langsung deh direkomendasikan buat nginap di RS aja, tidak jadi induksi hari ini, ditunggu mules mules alaminya aja kata dokter. Oke jadi malam ini saya and si mas bermalam di Hospital Cinere.
Akhirnya oleh dokter aq diperiksa dalam, and ternyata sudah pembukaan 2, alhamdulillah...akhirnya langsung deh direkomendasikan buat nginap di RS aja, tidak jadi induksi hari ini, ditunggu mules mules alaminya aja kata dokter. Oke jadi malam ini saya and si mas bermalam di Hospital Cinere.
Setelah mengurus administrasi untuk kamar inap, saya dipasang alat CTG oleh suster untuk memantau detak baby serta kontraksi, alhamdulillah detak baby bagus dan kontraksi juga sudah konstan. Oh ya pada saat CTG ini darah sudah mulai keluar, tapi tidak banyak. Sempet tanya ke susternya katanya normal, kemudian aq diizinkan ke kamar inap. Si mas pulang ambil tas koper yang sudah saya siapkan dari sebulan yang lalu sebenarnya, hihihi.
Sorenya kami jalan jalan muter muter RS, agar baby cepat keluar, lagian bosan juga di kamar, hehehe. Kemudian malamnya pukul 20.00 PD lagi sama susternya, ternyata masih bukaan 2, dokter memutuskan apabila besok pagi belum kunjung bertambah bukaannya bakalan diinduksi. Sebelum kembali ke kamar susternya berpesan apabila merasakan mules yang atau sakit perut langsung saja memanggil suster agar dilakukan pemeriksaan. Akhirnya kami ber2 tidur di RS dan berdo'a semoga nanti persalinannya lancar, amiien.
Sorenya kami jalan jalan muter muter RS, agar baby cepat keluar, lagian bosan juga di kamar, hehehe. Kemudian malamnya pukul 20.00 PD lagi sama susternya, ternyata masih bukaan 2, dokter memutuskan apabila besok pagi belum kunjung bertambah bukaannya bakalan diinduksi. Sebelum kembali ke kamar susternya berpesan apabila merasakan mules yang atau sakit perut langsung saja memanggil suster agar dilakukan pemeriksaan. Akhirnya kami ber2 tidur di RS dan berdo'a semoga nanti persalinannya lancar, amiien.
30 Maret 2011
Pagi pagi, pukul 06.00 suster sudah ke kamar buat cek PD lagi, and ternyata masih juga bukaan 2. Akhirnya aq sarapan ditemani si mas dan lanjut jalan jalan lagi, pukul 09.00 dokter alfiben datang mengunjunggi, dan beliau menyarankan agar dilakukan induksi, akhirnya langsung saat itu induksi. Selang infus tertancap ditanggan, ditemani sejumlah camilan dan si mas serta televisi mengisi waktu waktu yang semakin berlalu. Kemudian pukul 12.00 dilakukan pengecekan alhamdulillah dah bukaan 3, dan karena penambahan bukaannya agak lama oleh dokternya aq dikasi obat tambahan (tp g tau ya aq namanya, dicampur ma infusnya) padahal aq sudah hampir berfikir "wah kayaknya sesar nie". Tetapi si mas terus memberikanq semangat serta support "bunbun bisa melahirkan normal, semangat bun" dan dokter alfiben juga baik banget, beliau support agar aq bisa lahiran normal dengan mengusahakan semampunya, maka semangat itu muncul lagi. "Aq bisa melahirkan normal tanpa rasa sakit...normal tanpa rasa sakit" aq mengucapkan kata-kata itu sepanjang waktu. Dan kemudian saat enak enak makan coklat, pukul 16.30 aq merasakan "pyok" kayak semacam ada sesuatu yang pecah dari dalam, dan aq reflek langsung memeriksa, dan ternyata "BASAH". Aq cium dan lihat, dari ciri cirinya sepertinya air ketuban. Si mas kebetulan sedang sholat ashar, aq memanggil suster, kemudian suster datang dan memeriksa lagi alhamdulillah sudah bukaan 5 dan kata suster ketubanq pecah jadi jangan dibuat jalan jalan lagi. Oia sepanjang proses induksi aq juga selalu ngobrol dengan dek ucil "Dek minta tolong sama ALLAH ya, agar dipertemukan dengan ayah dan bun2 dalam keadaan sehat, dan dek ucil lahirnya lancar".
Akhirnya si mas datang dan setelah aq kasih tau klo air ketubannya sudah pecah si mas langsung menghubunggi dokter alfiben dan info dokternya setelah ketuban pecah biasanya bukaan akan makin cepat, coba ditunggu dulu, dan dokter alfiben menuju Hospital Cinere. Benar juga kata dokter tidak lama aq merasakan agak mules pukul 18.00, dan saat itu makan malam sudah diantarkan ma susternya, si mas dengan sabarnya menyuapiq. Sebenarnya sudah tidak nafsu makan sie, tapi pikirq "aq harus makan, nanti aq butuh energy untuk mengejan". Mulai pukul 19.30 rasa mules semakin terasa, dan si mas memanggil suster agar aq dicek sudah bukaan berapa, waktu dicek sudah bukaan 8. Waktu semakin terasa lambat seiring bertambahnya rasa mules, dan si mas dengan setia terus berada di sampingku, memberiku support agar aq sabar dan kuat, tak lupa si mas juga membaca do'a - do'a agar diberikan kelancaran. Pada saat bukaan 9 aq meminta agar si mas membisikkan surat al-fatihah di telinga kanan and kiri. Tak lama kemudian suster datang dan membawaku ke ruang bersalin, dan susternya bilang tunggu dokternya dulu ya, dokternya masih ganti baju. Si mas masih menemaniku dan selalu berada di sampingku, memegang tangganku, membisikkan do'a do'a dan memintaku agar kuat serta memanduq untuk atur napas. Setelah beberapa saat susternya memintaq untuk latihan mengejan dan sayapun mengejan dengan penuh tenaga..."Hussssttt" "Loh koq menghembuskan napas, ayo terapkan yg telah diajarkan pada senam hamil, yuk kita ulangi lagi, tunggu kontraksi dan yuuuk mengejan" (Hihihi karena kebawa napas pendek2 waktu tunggu bukaan lengkap, aq salah waktu disuruh mengejan malah menghembuskan napas panjang, he2) setelah aq mengejan dengan benar, susternya bilang "Owh...bagus, ayo bu itu sudah kelihatan kepalanya". Disela-sela itu dokter alfiben datang dan dokter minta klo sudah ada panggilan untuk mengejan lagi, mengejan saja sekuat tenaga, karena kepala baby sudah kelihatan. Dan benar setelah beberapa saat panggilan mengejan datang "dok saya mau mengejan" kemudian..."oooeeek, oeeeek". Alhamdulillah...alhamdulillah, telah lahir putra kami pada tanggal 30 maret 2011, pukul 20.18 WIB, dengan BB 3,7 Kg dan Panjang 52 cm melalui persalinan normal.
Kemudian setelah dibersihkan dari air ketuban di paru parunya (eh bener salah ya, pkokna diselang gt deh dr mulutnya) dek ucil langsung ditaruh diatas dadaq untuk IMD. Waktu pertamakalinya bersentuhan dengan dek ucil, haru...bahagia...lega, rasanya tak tergambarkan. Dek ucil dengan gayanya yang lucu menjilati tangganya dan mulai proses IMD selama 1 jam dan lanjut menyusui kurang lebih 2 jam, hihihi dek ucil maruk banget ya, haus mungkin karena berjuang untuk bertemu ayah dan bun2nya. Selama proses IMD si mas mengADZANi dan mengIQOMATi dek ucil.
Begitulah perjuangan dek ucil untuk bertemu ayah dan bun2. Bagi teman - teman yang menunggu saat itu, maka jangan takut...melahirkan tidak sesakit yang diberitakan dan tidak semenakutkan seperti yang diceritakan, melahirkan itu INDAH ^_^
Ada tips buat yang akan melahirkan ;
Apabila rasa mules sudah mulai datang, maka jangan malas buat makan agar punya energy untuk mengejan nantinya. Paling enak makan roti + susu anget. Tapi klo persalinannya sesar sebaiknya puasa sebelum operasi ^_^
*Klo bicara ttg makan saat menunggu bukaan lengkap gini inget temen (jenk Ratna Widiyanti), saat bukaan awal dia lahap makan nuget sampai habis 1 piring, tapi ternyata sesudah nuget habis dokternya menyarankan sesar karena bukaan tidak kunjung bertambah, jadi deh dia nunggu dulu sebelum operasi karena kebanyakan makan, piss ya jenk aq tulis disini, hihihi...sun buat zizio :*
Apabila inggin IMD, maka beritahukan pada petugas medis yang membantu saat persalinan
Selalu yakin bisa melahirkan normal tanpa rasa sakit...insALLAH membantu ^_^
Usahakan rileks saat kontraksi datang, jangan ditahan...lepaskan saja, konsentrasikan pada pengaturan napas.
Oia mau menambahkan juga...induksi itu ternyata tidak sakit koq, jadi yang akan melahirkan normal dan bukaan tidak kunjung bertambah, jangan takut induksi ;)
Akhirnya si mas datang dan setelah aq kasih tau klo air ketubannya sudah pecah si mas langsung menghubunggi dokter alfiben dan info dokternya setelah ketuban pecah biasanya bukaan akan makin cepat, coba ditunggu dulu, dan dokter alfiben menuju Hospital Cinere. Benar juga kata dokter tidak lama aq merasakan agak mules pukul 18.00, dan saat itu makan malam sudah diantarkan ma susternya, si mas dengan sabarnya menyuapiq. Sebenarnya sudah tidak nafsu makan sie, tapi pikirq "aq harus makan, nanti aq butuh energy untuk mengejan". Mulai pukul 19.30 rasa mules semakin terasa, dan si mas memanggil suster agar aq dicek sudah bukaan berapa, waktu dicek sudah bukaan 8. Waktu semakin terasa lambat seiring bertambahnya rasa mules, dan si mas dengan setia terus berada di sampingku, memberiku support agar aq sabar dan kuat, tak lupa si mas juga membaca do'a - do'a agar diberikan kelancaran. Pada saat bukaan 9 aq meminta agar si mas membisikkan surat al-fatihah di telinga kanan and kiri. Tak lama kemudian suster datang dan membawaku ke ruang bersalin, dan susternya bilang tunggu dokternya dulu ya, dokternya masih ganti baju. Si mas masih menemaniku dan selalu berada di sampingku, memegang tangganku, membisikkan do'a do'a dan memintaku agar kuat serta memanduq untuk atur napas. Setelah beberapa saat susternya memintaq untuk latihan mengejan dan sayapun mengejan dengan penuh tenaga..."Hussssttt" "Loh koq menghembuskan napas, ayo terapkan yg telah diajarkan pada senam hamil, yuk kita ulangi lagi, tunggu kontraksi dan yuuuk mengejan" (Hihihi karena kebawa napas pendek2 waktu tunggu bukaan lengkap, aq salah waktu disuruh mengejan malah menghembuskan napas panjang, he2) setelah aq mengejan dengan benar, susternya bilang "Owh...bagus, ayo bu itu sudah kelihatan kepalanya". Disela-sela itu dokter alfiben datang dan dokter minta klo sudah ada panggilan untuk mengejan lagi, mengejan saja sekuat tenaga, karena kepala baby sudah kelihatan. Dan benar setelah beberapa saat panggilan mengejan datang "dok saya mau mengejan" kemudian..."oooeeek, oeeeek". Alhamdulillah...alhamdulillah, telah lahir putra kami pada tanggal 30 maret 2011, pukul 20.18 WIB, dengan BB 3,7 Kg dan Panjang 52 cm melalui persalinan normal.
Kemudian setelah dibersihkan dari air ketuban di paru parunya (eh bener salah ya, pkokna diselang gt deh dr mulutnya) dek ucil langsung ditaruh diatas dadaq untuk IMD. Waktu pertamakalinya bersentuhan dengan dek ucil, haru...bahagia...lega, rasanya tak tergambarkan. Dek ucil dengan gayanya yang lucu menjilati tangganya dan mulai proses IMD selama 1 jam dan lanjut menyusui kurang lebih 2 jam, hihihi dek ucil maruk banget ya, haus mungkin karena berjuang untuk bertemu ayah dan bun2nya. Selama proses IMD si mas mengADZANi dan mengIQOMATi dek ucil.
Begitulah perjuangan dek ucil untuk bertemu ayah dan bun2. Bagi teman - teman yang menunggu saat itu, maka jangan takut...melahirkan tidak sesakit yang diberitakan dan tidak semenakutkan seperti yang diceritakan, melahirkan itu INDAH ^_^
Ada tips buat yang akan melahirkan ;
Apabila rasa mules sudah mulai datang, maka jangan malas buat makan agar punya energy untuk mengejan nantinya. Paling enak makan roti + susu anget. Tapi klo persalinannya sesar sebaiknya puasa sebelum operasi ^_^
*Klo bicara ttg makan saat menunggu bukaan lengkap gini inget temen (jenk Ratna Widiyanti), saat bukaan awal dia lahap makan nuget sampai habis 1 piring, tapi ternyata sesudah nuget habis dokternya menyarankan sesar karena bukaan tidak kunjung bertambah, jadi deh dia nunggu dulu sebelum operasi karena kebanyakan makan, piss ya jenk aq tulis disini, hihihi...sun buat zizio :*
Apabila inggin IMD, maka beritahukan pada petugas medis yang membantu saat persalinan
Selalu yakin bisa melahirkan normal tanpa rasa sakit...insALLAH membantu ^_^
Usahakan rileks saat kontraksi datang, jangan ditahan...lepaskan saja, konsentrasikan pada pengaturan napas.
Oia mau menambahkan juga...induksi itu ternyata tidak sakit koq, jadi yang akan melahirkan normal dan bukaan tidak kunjung bertambah, jangan takut induksi ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar